Apa itu AKM?
Asesmen Kompetensi Minimun (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi dalam masyarakat.
Ada dua kompetensi mendasar yang diukur dalam AKM yaitu literasi membaca dan literasi numerasi. Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi dan merefleksi. Sedangkan literasi numerasi didefinisikan sebagi kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan.
Apa cakupan literasi?
Dalam literasi membaca, peserta akan dihadapkan dua jenis teks yaitu teks informasi dan teks fiksi. Sedangkan dalam literasi numerasi peserta akan dihadapkan perihal bilangan, pengukuran dan geometri, data dan ketifakpastian serta aljabar.
Masih adakah yang lain?
Di samping mengerjakan soal literasi, peserta juga harus mengikuti suvey karakter dan lingkungan belajar. Survei Karakter mengukur disposisi dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid. Sedangkan Survei Lingkungan Belajar mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat sekolah.
Dari survey karakter ini diharapkan memperoleh informasi profil pelajar Pancasila yang memiliki 6 kepribadian yakni Beriman, bertakwa, berakhlak mulia Bernalar kritis, Mandiri. Kreatif. Dan Bergotong royong Berkebhinekaan global.
Informasi dari Survei Lingkungan Belajar diperlukan untuk merumuskan dan menguji dugaan tentang mengapa seorang murid di sekolah tertentu memiliki hasil belajar yang baik atau buruk.
Mengapa perlu AKM?
AKM dilaksanakan untuk mendapatkan informasi mengetahui capaian murid terhadap kompetensi yang diharapkan. Di samping itu diharapkan dapat menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar mengajar.
Siapa peserta AKM?
Peserta AKM adalah siswa kelas 8 berjumlah 45 siswa + 5 siswa cadangan yang dipilih secara acak berdasarkan data dapodik.
Hari pertama akan menghadapi soal literasi (90 menit) + Survey karakter (30 menit)
Hari kedua akan menghadapi soal numerasi (90 menit) + survey lingkungan belajar (30 menit)
Bagaimana bentuk soalnya?
Bentuk soal AKM terdiri dari soal pilihan ganda (hanya 1 jawaban) sebanyak 20%, pilihan ganda kompleks (lebih dari 1 jawaban) sebanyak 60%, menjodohkan 10%, isian singkat 5%, dan soal uraian/ essay 5%)
Lantas apa yang harus dilakukan?
AKM secara nasional direncakan dilaksanakan pada bulan September 2021. Mengingat waktu pelaksanaan sudah semakin dekat, mari kita mempersiapkan diri sebaik mungkin. Di samping itu mengingat peserta dipilih secara acak, maka mau tidak mau, suka tidak suka semua saja harus siap.
Semoga bisa. Terima kasih.